Mengingat
mati adalah salah satu kunci saya agar terus taat kepada nya .
Hidup
ini cuma sekali, sudah terlalu banyak hal yang pada akhirnya sia-sia yang saya
lakukan di dunia ini. Saya terus mengeluh pada keadaan, mengutuk diri karena
ujian dan cobaan yang terus datang yang saya pikir saya tidak mampu
melewatinya.
Saat
ini saya merasa beruntung karena allah masih mau membukakan mata hati saya agar
saya sadar hakikat kehidupan dan kebahagiaan yang sesungguhnya. Memang pada
akhirnya hanya dengan mengingat-Nya lah hati menjadi tenang. Dia adalah tempat
kembali saat seluruh dunia menjauh, tempat mengadu, memohon dan meminta, yang
selalu membuat hati tenang, membuat hidup menjadi lebih berharga dan membuat
diri selalu bahagia.
Dia
adalah Allah Tuhan Semesta Alam, Sang pencipta juga pembuat kehidupan.
Saya
bukan ahli agama, pendakwah, ustadzah, alim ulama atau siapapun yang sudah
pasti mengerti lebih dalam tentang islam. Saya hanya seorang wanita biasa yang
ingin terus dekat dengan rabb-Nya, yang ingin terus berada dalam keridhoan-Nya,
yang ingin bahagia di dunia dan akhirat, dan ingin mencapai tujuan dari akhir
cerita kehidupan saya yaitu Jannah-Nya.
Ingatkan
saya saat saya lupa tujuan hidup saya, tegur saya jika saya lalai, karena
sungguh Allah itu maha membolak-balikkan hati. Hanya yang kuat dan mampu
menahan hatinya lah yang akan tetap berada dalam keistiqomahan. Dan
beruntunglah orang – orang yang istiqomah sampai akhir hayat nya.
“Yaa
muqollibal quluub tsabbit qalbi ala diniik”

Posting Komentar