Unknown
Mengingat mati adalah salah satu kunci saya agar terus taat kepada nya .
Hidup ini cuma sekali, sudah terlalu banyak hal yang pada akhirnya sia-sia yang saya lakukan di dunia ini. Saya terus mengeluh pada keadaan, mengutuk diri karena ujian dan cobaan yang terus datang yang saya pikir saya tidak mampu melewatinya.

Saat ini saya merasa beruntung karena allah masih mau membukakan mata hati saya agar saya sadar hakikat kehidupan dan kebahagiaan yang sesungguhnya. Memang pada akhirnya hanya dengan mengingat-Nya lah hati menjadi tenang. Dia adalah tempat kembali saat seluruh dunia menjauh, tempat mengadu, memohon dan meminta, yang selalu membuat hati tenang, membuat hidup menjadi lebih berharga dan membuat diri selalu bahagia.
Dia adalah Allah Tuhan Semesta Alam, Sang pencipta juga pembuat kehidupan.

Saya bukan ahli agama, pendakwah, ustadzah, alim ulama atau siapapun yang sudah pasti mengerti lebih dalam tentang islam. Saya hanya seorang wanita biasa yang ingin terus dekat dengan rabb-Nya, yang ingin terus berada dalam keridhoan-Nya, yang ingin bahagia di dunia dan akhirat, dan ingin mencapai tujuan dari akhir cerita kehidupan saya yaitu Jannah-Nya.

Ingatkan saya saat saya lupa tujuan hidup saya, tegur saya jika saya lalai, karena sungguh Allah itu maha membolak-balikkan hati. Hanya yang kuat dan mampu menahan hatinya lah yang akan tetap berada dalam keistiqomahan. Dan beruntunglah orang – orang yang istiqomah sampai akhir hayat nya.
“Yaa muqollibal quluub tsabbit qalbi ala diniik”

0 Responses

Posting Komentar